Sabtu, 20 Maret 2010
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
para individu dalam organisasi membuat sebuah keputusan artinya mereka membuat pilihan pilihan dari dua alternatif atau lebih.sebagai contoh ,manajer puncak bertugas menentukan tujuan tujuan organisasi,produk atau jasa yg di tawarkan cara terbaik untuk membaiayai operasi,atau tempat untuk menempatkan pabrik manufaktur yang baru. manajer tingkat menengah dan bawah menentukan jadwal produksi,menyeleksi karyawan baru , dan memutuskan bagaimana meningkatkan bayaran karyawan. membuat keputusan bukanlah satu satunya wewenang para manajer. karyawan non manajerial juga membuat keputusan yang mempengaruhi pekerjaan dan organisasi tempat mereka bekerja.keputusan ini mencangkup apakah akan datang kerja pada hari tertentu,berapa banyak upaya yang di upayakan setelah di tempat kerja,dan apakah harus memenuhai permintaan yg di buat oleh atasan secara lebih jelas.selain itu semakin banyak organisasi dalam tahun tahun terakhir yang memberi karyawan non manajerial otoritas pembuatan keputusan yg berkaitan dengan pekerjaan yg dulunya yg di berlakukun hanya untuk para manajer oleh karena itu pembuatan keputusan individual merupakan suatu bagian penting dari perilaku organisasi tetapi bagaimana para individu dalam organisasi membuat berbagai keputusan dan kualitas dari pilihan akhir mereka sangat di pengarui oleh persepsi mereka. pengambilan keputusan muncul sebagai reaksi atas sebuah masalah artinya ada ketidak sesuaian antara perkara saat ini dan keadaan yang di inginkan yang membutuhkan pertimbangan untuk membuat bebrapa tindakan alternatif.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar